Loncat ke konten
News

Insiden Truk Tambang Mogok dan Mengeluarkan Api di Cilincing Sempat Picu Kemacetan Lalu Lintas

Truk tambang mogok hingga mengeluarkan asap dan api di Cilincing, Jakut. Insiden sempat sebabkan kemacetan lalu lintas sebelum berhasil dievakuasi petugas.

Aura Arkian Ziranti 1 menit baca 2 kali dibaca
Insiden Truk Tambang Mogok dan Mengeluarkan Api di Cilincing Sempat Picu Kemacetan Lalu Lintas — News

JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Sebuah truk tambang berukuran besar mengalami gangguan mesin hingga mogok dan mengeluarkan kepulan asap disertai percikan api di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (24/8). Kejadian tersebut sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas yang cukup panjang di sekitar lokasi sebelum akhirnya berhasil ditangani oleh petugas penanggulangan kebakaran dan kepolisian setempat.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, armada truk tambang tersebut mendadak menghentikan lajunya di tengah jalan setelah bagian mesinnya mengeluarkan kendala teknis. Tidak lama kemudian, kepulan asap tebal tampak membubung tinggi disusul munculnya titik api kecil di kompartemen mesin yang memicu kekhawatiran para pengguna jalan lain.

Guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hebat, petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan tindakan pendinginan dan pemadaman titik api. Sementara itu, jajaran Satlantas Polres Metro Jakarta Utara memfokuskan personel untuk melokalisasi arus kendaraan dan mengatur pengalihan lalu lintas yang sempat tersendat.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Bangkai truk tambang yang sempat menghalangi ruas jalan utama tersebut kini telah dievakuasi menggunakan armada derek menuju lokasi yang lebih aman, dan arus lalu lintas di kawasan Cilincing dilaporkan telah kembali normal dan lancar.

Dokumentasi

Galeri

1 foto

Diskusi

Komentar (0)

Sudah punya akun? Masuk supaya nama terisi otomatis. Komentar tamu ditinjau redaksi sebelum tayang.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Berita terkait